Kamis, 15 Maret 2018


Pengertian dan Jenis-Jenis Jaringan Komputer

Seperti yang kita ketahui bersama, jaringan komputer merupakan sebuah jaringan yang menghubungkan satu perangkat komputer ke perangkat yang lain untuk berbagi informasi umum maupun data penting, berkat adanya jaringan komputer suatu pekerjaan bisa diatasi dan diselesaikan dengan mudah.
Banyak keuntungan yang bisa diambil terutama bagi sebuah perusahaan setelah menggunakan jaringan komputer, salah satunya adalah penyebaran informasi menjadi semakin cepat dan pastinya lebih aman. Dalam kesempatan kali ini kami akan membahas mengenai seluk beluk tentang jaringan komputer, mulai dari pengertian jaringan komputer, jenis-jenis jaringan komputer, hingga sejarah lahirnya jaringan komputer.

Apa Itu Jaringan?

Jaringan (network) adalah sebuah sistem operasi yang terdiri atas sejumlah komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama atau suatu jaringan kerja yang terdiri dari titik-titik (nodes) yang terhubung satu sama lain. Masing-masing nodes berfungsi sebagai stasiun kerja (Workstations) dan dua buah komputer yang masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan akan membentuk sebuah jaringan komputer yang sederhana.
Istilah jaringan komputer juga bisa diartikan sebagai suatu kumpulan beberapa terminal komunikasi yang saling terhubung dan tujuan dibangunnya jaringan komputer adalah supaya data atau informasi yang dibawa oleh transmitter (pengirim) bisa sampai kepada receiver (penerima) dengan tepat, cepat dan akurat.
Pada dasarnya jaringan komputer itu sendiri merupakan perpaduan antara teknologi komputer dan juga teknologi komunikasi. Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta layanan disebut klien (client) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (server).
Arsitektur ini disebut dengan sistem Client-Server dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer, apabila ingin membuat jaringan komputer yang lebih luas lagi jangkauannya, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. 
Jenis-jenis Jaringan Komputer
a.Berdasarkan Luas Wilayah
1. LAN ( Local Area Network)
LAN adalah bentuk jaringan komputer lokal yang luas areanya sangat terbatas.biasanya untuk jaringan rumahan, kantor, laboraturium komputer dimana masing-masing komputer dapat saling berinteraksi, bertukar data dan menggunakan peralatan (hardware) bersama seperti printer. Media yang di gunakan untuk LAN berupa kabel (UTP atau BNC) maupun tanpa kabel(wireless).


a. Gambar Jaringan LAN
Keuntungan menggunakan jaringan LAN
  1. Saling bertukar file (file sharing)
  2. Pengamanan data dalam bentuk backup dapat di simpan di beberapa komputer backup.
  3. Penggunaan peralatan seperti printer secara bersama.
  4. Dapat membuat sistem client-server sehingga penggunaan dan manajemen data terpusat.
  5. Mendia komunikasi antar pengguna tanpa pulsa
  6. Media monitoring dan maintenance dengan sistem remote
  7. Seluruh komputer dalam jaringan Dapat dihubungkan ke internet.
  8. Dapat berbagi sumber daya dalam suatu proses.

2. Jaringan MAN (Metropolitan Area Network)
Jaringan MAN merupakan jaringan skala yang lebih besar dibandigkan dengan LAN. Merupakan jaringan antar kantor/perusahaan yang jaraknya berdekatan dengan luas area jaringan kira-kira 10-50Km MAN terdiri dari beberapa LAN yang saling terhubung. Media yang digunakan idealnya adalah kabel serat optic (wireless) atau menggunakan media komunikasi umum yang sudah ada.

b. Gambar Jaringan MAN
3. Jaringan WAN (Wide Area Network)
WAN adalah bentuk Jaringan komputer dengan skala yang sangat luas berupa jaringan komputer antar kota, pulau, negara bahkan benua. WAN merupakan kumpulan WAN dan LAN yang saling terintegrasi, dengan WAN pertukaran data dan komunikasi antar pengguna lebih cepat, tepat dan murah. Implementasi WAN menggunakan tehnologi yang canggih seperti satelit dan gelombang electromagnetic tranfer data dengan kecepatan tinggi seperti ISDN, DSL dan tehnologi stasiun bumi mikro (VSAT). Kumpulan WAN membentuk Internet working yang biasa di kenal dengan istilah Internet.

c. Gambar Jaringan WAN
4. Jaringan PAN (Personal Area Network)
Merupakan jaringan komunikasi antara satu perangkat dengan perangkat lainnya dengan jarak yang sangat dekat, yaitu hanya dalam beberapa meter saja. Personal Area Network atau sering disebut PAN, menggunakan teknologi WAP (Wireless Application Protocol) dan Bluetooth. PAN dihubungkan melalui bus yang ada pada komputer, seperti Firewire dan USB.
Kegunaan PAN
1. Untuk menghubungkan perangkat-perangkat komputer
2. Sebagai komunikasi personal

Contoh Penggunaan PAN
1. Menghubungkan mouse dengan Laptop menggunakan Bluetooth.
2. Menghubungkan headset dengan Laptop menggunakan Bluetooth.

d. Gambar Jaringan PAN
B. Berdasarkan Konfigurasinya
1. Peer-to- peer
Konfigurasi ini digunakan pada jaringan dengan jumlah komputer yang sedikit, dimana masing-masing komputer memiliki status kedudukan yang sama dan tidak memerlukan sistem yang terpusat(server). Pertukan data dapat dilakukan dengan sistem file sharing. Tiap komputer dapat menggunakan perangkat printer bersama dengan sistem printer sharing.
Kelebihan dan Kekurangan Jaringan Peer-to-Peer
Kelebihan jaringan peer-to-peer adalah:
  • Implementasinya murah dan mudah.
  • Tidak memerlukan software administrasi jaringan khusus.
  • Tidak membutuhkan administrator jaringan.

Kekurangan dari jaringan peer-to-peer adalah:
  • Tidak cocok digunakan untuk jaringan dalam skala besar, karena administrasi menjadi tidak terkontrol.
  • Tiap user harus dilatih untuk menjalankan tugas administratif agar dapat mengamankan komputernya masing-masing.
  • Tingkat keamanannya rendah.
  • Semakin banyak yang dishare, akan mempengaruhi kinerja komputer.


Gambar Jaringan Peer-to-peer
2. Client /Server
Jaringan Client-Server memiliki dua komponen utama. Yaitu Client dan Server.
Sesuai namanya, Server atau penyedia layanan adalah komputer yang memberikan layanan untuk komputer klien. Layanan itu bisa berupa data, akses atau bahkan multi service seperti file server, mail server atau web server.
Sementara Client atau Workstation adalah komputer yang menerima layanan/ fasilitas yang disediakan oleh komputer server.
Jadi, intinya, jaringan Client-Server adalah jaringan di mana di dalam jaringan tersebut ada satu komputer yang sudah didedikasikan untuk menjadi server (Dedicated-Server), dan komputer yang lainnya bertindak sebagai klien.
Kelebihan dan Kekurangan Client-Server:
Kelebihan Jaringan Client-Server
  • Karena hanya ada satu administrator yang mengatur sistem dalam jaringan, maka sudah dapat dipastikan kalau keamanan dan administrasi dalam jaringan client-server lebih baik.
  • Server tidak terbebani sebagai workstation sehingga memiliki kecepatan akses yang lebih tinggi.
  • Semua data dapat di-back up karena kontrol terpusat dilakukan oleh server.

Kekurangan Jaringan Client-Server
  • Biaya operasional yang mahal.
  • Komputer yang akan dijadikan server haruslah komputer yang memiliki spesifikasi tinggi.
  • Karena yang mengatur hubungan antara server dan workstation adalah server, maka apabila server mengalami gangguan, seluruh jaringan akan terganggu.


Gambar Jaringan Client-Server

4 komentar: